KODIM Sidak Langsung ke KORAMIL Laksanakan Tes Urine

0
56

Mahdaen.TV News – Pasi Intel Kapten Inf Punidi didampingi anggota dan kesehatan melaksanakan sidak/inpeksi mendadak tes narkoba (tes urine) kepada seluruh personel koramil 01/Wonosobo dan Kormail 10/Selomerto, Senin  (4/12). Bukan hannya tes narkoba saja, Pasi Intel juga memeriksa dan mengecek tes alkohol dalam tubuh prajuritnya.

“Kegiatan tersebut selain dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahganaan dan peredaran gelap narkoba juga untuk menghindari adanya kerugian personel dan keluarganya, serta sebagai kontrol terhadap anggota”. Tegasnya.

Sebelum dilaksanakan kegiatan Pengecekan urine para anggota koramil menerima pengarahan, kemudian secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya dilaksanakan pengecekan urine oleh seluruh prajurit.Sebanyak 42 orang prajurit melaksanakan tes urine pemeriksaan narkoba dan alkohol. Dari hasil pengecekan urine dan alkohol tersebut tidak ditemukan adanya anggota yang memakai ataupun terindikasi menggunakan Narkoba maupun mengkonsumsi alkohol. “Dari hasil sidak ini, alhamdulillah seluruh anggota tidak ada yang memakai narkoba maupun mengonsumsi alkohol”, pungkasnya.

Kapten Inf Punidi mengingatkan bahwa  saat ini prajurit sangat rentan dijadikan sasaran/obyek peredaran Narkoba. Dengan alasan, sangat potensial untuk dijadikan sebagai tameng oleh para bandar Narkoba ataupun sebagai backing tanpa disadari oleh prajurit itu sendiri. Karena penggalangan yang dilakukan oleh para bandar Narkoba, biasanya menggunakan cara cara yang sangat halus.

Untuk menghindari hal tersebut, maka Dandim 0707/Wsb  memerintahkan Pasi Intel untuk rutin melaksanakan pengecekan kepada semua anggota Kodim   (Prajurit dan ASN) juga kepada keluarganya sebagai upaya dalam pengamanan personel. Yang saat ini digilir tempatnya yaitu per Koramil.

“Pada era digital sekarang ini, banyak sekali oknum masyarakat yang mengajak prajurit TNI untuk bertindak dan bersikap yang dapat menjatuhkan nama baik institusi TNI, dengan berbagai macam cara dan iming iming yang menarik. Untuk itu, sebagai prajurit TNI, kita harus mengingat kembali dan amalkan Santiaji yakni Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI,” tandasnya.

Yang harus kita pedomani bahwa pelanggaran terhadap penggunaan Narkoba hukumannya sangatlah berat yaitu pemberhentian dari anggota dengan tidak hormat. Jika itu terjadi maka yang rugi tidak hanya kita akan tetapi anak istri dan keluarga besar yang menanggung akibatnya.  Oleh sebab itu jangan sekali – kali mencoba. Apabila ada anggota yang saat ini menggunakan maka sebaiknya berhenti.

Advertisements