Mengaku Seorang Atheis, Stephen Hawking Dimakamkan Secara Kristen! Ini Penjelasanya

0
132
ada pertanyaan unik dari beberapa netizen, Selama masa hidupnya, fisikawan ulung Inggris, Stephen Hawking, dikenal sebagai seorang ateis. Dalam beberapa kesempatan, kepada publik ia mengatakan bahwa dirinya tak mempercayai Tuhan maupun konsep surga dan neraka sebagai alam kehidupan setelah kematian.

Mahdaen.TV News – Fisikawan yang pernah diangkat dalam sebuah film berjudul “The Theory of Everything” ini meninggal pada usia 76 tahun.

Walaupun anak Hawking tidak menyampaikan penyebab kematian sang ayah, namun selama ini Hawking memang diketahui mengalami penyakit pada motor neuron, sel yang terletak pada motor cortex, batang otak atau sumsum tulang belakang berfungsi untuk mengendalikan organ efektor, terutama otot dan kelenjar.

Mengaku Seorang Atheis, Stephen Hawking Dimakamkan Secara Kristen! Ini Penjelasanya  Hawking dinyatakan menderita penyakit ini saat berusia 21 tahun, dan dokter menyatakan bahwa Hawking tidak akan bertahan lebih dari dua tahun.

Namun ada pertanyaan unik dari beberapa netizen, Selama masa hidupnya, fisikawan ulung Inggris, Stephen Hawking, dikenal sebagai seorang ateis. Dalam beberapa kesempatan, kepada publik ia mengatakan bahwa dirinya tak mempercayai Tuhan maupun konsep surga dan neraka sebagai alam kehidupan setelah kematian.

Mengaku Seorang Atheis, Stephen Hawking Dimakamkan Secara Kristen! Ini Penjelasanya  Dalam sebuah kesempatan ia bahkan pernah mengatakan bahwa dengan sains, manusia tak lagi membutuhkan Tuhan. “Sebelum kita memahami sains, wajar jika kita percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta. Tetapi kini sains menawarkan lebih banyak penjelasan yang lebih masuk akal,” kata dia. “Menurut saya, tak ada satu pun aspek realitas di luar jangkauan pikiran manusia,” tegas dia.

Tetapi setelah wafat pada 14 Maret lalu, keluarga Hawking justru mengumumkan bahwa mendiang akan dilepas ke peristirahatan terakhirnya pada 31 Maret nanti dalam upacara-upacara sesuai tradisi Kekristenan.

Mengaku Seorang Atheis, Stephen Hawking Dimakamkan Secara Kristen! Ini Penjelasanya  Anak-anak Hawking, Lucy, Robert, dan Tim, dalam pernyataan resmi mereka mengatakan bahwa mendiang akan dimakamkan di kompleks Gereja Westminster Abbey di London, di tempat ilmuwan ulung penggagas teori gravitasi Isaac Newton dan bapak teori evolusi, Charles Darwin juga dikebumikan.

Tak hanya itu, abu Hawking juga akan disemayamkan di Gereja St Mary, Universitas Cambridge. Di gereja itu akan digelar upacara pemakaman sesuai tradisi Kristen untuknya.

Sementara sebuah kebaktian ucapan syukur untuk mengenang Hawking juga akan digelar pada tahun ini di Gereja Westminster Abbey. Lalu apakah itu tak bertentangan dengan nilai-nilai yang dipegang teguh Hawking selama hidupnya? “Kehidupan dan karya ayah kami berarti besar untuk banyak orang, baik orang-orang beragama maupun yang tidak. Jadi upacara yang akan digelar untuknya akan terbuka dan tradisional,” bunyi pertanyataan resmi keluarga Hawking.

Sementara perwakilan Gereja Westminster, Pastor John Hall mengatakan bahwa dimakamkannya Hawking di kompleks itu menunjukkan pentingnya kerja sama antara sains dan agama untuk menemukan jawaban atas misteri kehidupan serta alam semesta. “Kami yakin bahwa kerja sama antara sains dan agama sangat penting untuk menemukan jawaban atas misteri-misteri besar kehidupan dan alam semesta,” tutup dia.

Advertisements